Penyeleweng Hibah Sapi, Kembalikan Uang Rp 64 Juta

Puruk Cahu, RBN – Kejaksaan Negeri Murung Raya, Kembali menyelamatkan keuangan Negara dengan dikembalikanya kerugian uang hasil penjualan sapi hibah dari Muliadi, Ketua Kelompok Tani Sabana Eksotis.

 

Muliadi mendatangi Kejaksaan untuk mengembalikan uang hasil penjualan sapi hibah dari Pemerintah sebesar Rp. 64 juta. Uang itu langsung disetorkan ke rekening kas daerah Kabupaten Murung Raya (Mura) di Bank Kalteng Puruk Cahu, melalui Dino, petugas dari BPKAD Kabupaten Mura, dan disaksikan oleh Tim Intel Kejaksaan Negeri Murung Raya.

 

“Keberhasilan kinerja Kejaksaan Murung Raya dari Tim Intel, yang melakukan penyelamatan keuangan negara, sebagai pencegahan, perlu diapresiasi dan diberi penghargaan, dan ini bertepatan dengan Peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia tahun 2019, dengan tema Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Indonesia Maju”, ujar Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya, Robert P. Sitinjak, SH. MSI.

 

Keberhasilan pengembalian uang Negara ini hasil dari operasi intelijen yang dilakukan Tim Penyelidik Intelijen Kejari Mura, yang dipimpin Kasi Intel Kejari Mura, Marina T. A. Meifany, SH, menemukan perbuatan Muliadi selaku Ketua Kelompok Tani tidak menyalurkan sapi-sapi hibah tersebut kepada anggota kelompok tani (poktan) lain, tetapi malah menjual sapi-sapi tersebut untuk kepentingan pribadi, ujar Kasi Intel, didampingi Kasi Pidsus Nano Sugiatno, SH, MH; Kasi Pidum Pujiarto, SH. MH; dan Kasi Datun Liberty SM Purba, SH.

 

 

Bantuan bibit sapi tersebut dari Distanakan Provinsi Kalteng TA. 2012 yang dihibahkan kepada kelompok tani, tujuan bantuan bibit hibah sapi itu untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan cara, apabila sapi-sapi tersebut memiliki anak, maka anaknya digulirkan kepada anggota poktan yang belum menerima, sedangkan pelaksanaannya  diawasi oleh pihak Distanik Kabupaten Mura. Kata kepala Kejari Mura Robert P Sitinjak, kepada awak media. (*)

 

SHARED

Komentar