BNNP Kalteng Kembali Gagalkan Jaringan Peredaran Narkoba Asal Pontianak

Palangka Raya – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng kembali berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu jaringan Pontianak, Kalimantan Barat pada Minggu (28/5/23). Narkoba jenis sabu seberat 803,24 gram berhasil diamankan dari 4 tersangka.

Pengungkapan berawal dari informasi adanya pengiriman narkoba dari Pontianak, Kalbar menuju Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng. Minggu (28/5/23), tim BNNP Kalteng kemudian menangkap tersangka berinisial AA di Pool DAMRI Simpang Runtu, Jalan Jenderal Sudirman, Desa Pandu Sanjaya, Kobar.

Dari tangan AA, petugas menyita 8 plastik bening sabu yang disembunyikan dalam 3 kotak kardus. Berdasarkan keterangan tersangka AA, ia diperintah seseorang dari Pontianak untuk mengantarkan sabu ke Kobar.

Pengembangan kemudian dilakukan dengan cara control delivery, beberapa saat, 2 tersangka lain kembali ditangkap, yakni DA dan JP. Keduanya bertindak sebagai penerima barang.

Tidak berhenti disana, petugas kembali melakukan penyidikan dan menangkap HM alias A, pria yang bertindak sebagai pengendali narkoba yang ternyata mendekam di salah satu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kalteng.

“Kita bekerja sama dengan petugas Lapas untuk melakukan penangkapan terhadap HM alias A,” ucap Kabid Berantas BNNP Kalteng Kombes Pol Agustiyanto, Selasa (20/6/23).

Di tempat berbeda, imbuhnya, BNNP Kalteng bekerja sama dengan Bea Cukai Palangka Raya turut menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja seberat 380,84 gram. Pengungkapan dilakukan setelah proses control delivery dari salah satu tempat jasa pengiriman di Kota Palangka Raya.

Dari tersangka berinisial JG, petugas mengamankan paket ganja yang diketahui dikirim dari Medan, Sumatera Utara.

“Pengungkapan tidak lepas dari hasil kolaborasi bersama Bea Cukai. Kita berterima kasih atas komitmen yang tinggi para instansi terkait mengenai pemberantasan narkoba,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan oleh BNNP Kalteng bersama instansi terkait. (*)

SHARED

Komentar