Bawaslu Kalteng Temukan 1.500 Pemasangan APK Yang Melanggar Aturan

Palangka Raya – Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan dalam pemilihan umum di Kalimantan Tengah (Kalteng) mencapai lebih dari 1.500 pemasangan selama 28 November 2023 hingga 31 Desember 2023. Temuan tersebut itu menunjukkan sebagian besar pelanggaran dilakukan oleh calon legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Kalteng Nurhalina menjelaskan,  para caleg perlu lebih memperhatikan ketentuan-ketentuan aturan tentang pemasangan APK pada masa kampanye.

“Hal ini karena banyak APK yang melanggar aturan yang ditempatkan pada zona-zona terlarang seperti fasilitas pemerintahan, instansi pendidikan, tempat ibadah, zona hijau, tiang listrik, pohon, dan tempat pribadi atau swasta yang tidak memiliki izin,” katanya, di Palangka Raya, Jumat (5/1/24).

Nurhalina mengatakan, untuk menindaklanjuti temuan ini, Bawaslu Kalteng sudah melakukan inventarisasi dan berupaya untuk menghubungi LO partai politik atau caleg yang bersangkutan agar dapat melepas atau memindahkan APK secara mandiri. Selain itu, Bawaslu Kalteng juga memberikan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota agar dapat berkomunikasi dengan para peserta pemilu untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran.

“Pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kalteng dalam hal pemasangan APK ini memiliki tujuan untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan transparan bagi semua pihak, baik para peserta pemilu maupun masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk memahami dan mematuhi aturan yang berlaku untuk mencapai tujuan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai masyarakat, bersama dengan para peserta pemilu, harus berkomitmen dalam menjaga keadilan dan melaksanakan pemilu sesuai dengan aturan.

“Diharapkan dengan adanya pengawasan dari Bawaslu dan kesadaran dari para peserta pemilu dan masyarakat, pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan baik dan sesuai tujuan yang diharapkan oleh semua pihak,” pungkasnya. (*)

SHARED

Komentar