Kunjungan Dubes Kehutanan AS Dan Menteri LHK RI Ke Kalteng

Palangka Raya – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (LHK RI), Siti Nurbaya Bakar, baru-baru ini berada di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, bersama dengan rombongan dan tim dari delegasi Dinas Kehutanan Amerika Serikat, yang ingin melihat sendiri upaya pemerintah setempat dalam mengatasi penyebab kebakaran hutan.

Siti Nurbaya Bakar menjelaskan, kunjungannya ini di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) telah berhasil menyiapkan langkah strategis dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Kunjungan tersebut juga merupakan bentuk pengakuan atas upaya Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk mengatasi kesulitan yang terjadi sejak tahun 2015 lalu.

“Pada musim kemarau pada tahun 2015, situasi di Kalimantan khususnya di Kabupaten Pulang Pisau sangat mengkhawatirkan, dimana jarak pandang hanya sekitar 2-3 meter akibat kabut asap yang terlalu tebal yang menyelimuti daerah tersebut. Bukan hanya di Pulang Pisau, tetapi daerah sekitarnya seperti di Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sumsel, dan Jambi juga sangat parah sehingga mendapat kecaman internasional yang sangat dahsyat,” tuturnya, di Palangka Raya, Rabu (24/1/24).

Menteri LHK RI, Siti Nurbaya Bakar sangat berterima kasih atas kunjungan tim dari Amerika Serikat tersebut. Ia yakin pengakuan ini adalah hasil dari upaya dan kerja keras dari Pemerintah Daerah dan masyarakat.

“Adanya beberapa kebijakan dan langkah strategis yang berhasil dilakukan antara lain, dengan memberikan pelatihan seputar pengelolaan lahan dan hutan, peningkatan kualitas air dan keberlanjutan lingkungan, pembangunan fasilitas hutan yang ramah lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup,” bebernya.

Melalui kunjungan ini, ia ingin menunjukkan bahwa Indonesia telah memperhatikan lingkungan hidup dan mampu menghadapi tantangan berkaitan dengan perubahan iklim, khususnya mengatasi masalah kebakaran hutan secara efektif.

“Karena kesadaran masyarakat akan lingkungan harus selalu diawali dari setiap individu, karena kebaikan lingkungan juga akan berdampak pada kualitas hidup manusia itu sendiri,” pungkas Siti Nurbaya. (*)

SHARED

Komentar